Sabtu, 24 Oktober 2009

PERKEMBANGAN DIRI (SELF) MENURUT ROGERS


Anak mulai membedakan penggunaan kata “aku” dan “kepunyaanku”, anak juga mengembangkan kemampuan untuk membedakan apa yang menjadi miliknya atau bagian dari dirinya dan semua benda yang dilihatnya, didengar, diraba, dan diciumnya ketika dia mulai membentuk suatu gambaran tentang siapa dia, dengan kata lain dia mengembangkan suatu pengertian diri atau self-concept.

Self-concept menggambarkan dia akan menjadi siapa atau mungkin ingin menjadi siapa. Secara khusus bagaimana diri itu berkembang apakah menjadi sehat atau tidak, tergantung pada cinta yang diterima oleh anak dalam masa kecil. Dalam proses perkembangan diri, anak memerlukan kebutuhan cinta dan kebutuhan tersebut disebut positive regards.

Positive regards adalah suatu penghargaan yang diterima oleh anak melalui rasa cinta dan kasih sayang tetapi anak akan menjadi kecewa bila mendapatkan celaan dan kurang rasa cinta dan kasih sayang.
Self-concept sangat dipengaruhi oleh peranan ibu yang memberikan positive regards atau celaan. Anak mengharapkan bimbingan tingkah laku dari orang lain bukan dari dirinya sendiri. Anak yang merasa kecewa membutuhkan positive regards yang kuat dan mengerahkan energi serta pikiran. Situasi ini menegmbangkan “penghargaan positive bersyarat”(conditional positive regards), ini berarti anak merasakan perasaan harga diri hanya pada syarat-syarat tertentu. Anak menjadi defensive yang sewaktu-waktu terjadi kecemasan, sebagai akibat sikap defensive kebebasan individu terbatas, kodrat yang sejati tidak dapat diungkap sepenuhnya. Diri tidak dibiarkan beraktualisasi sepenuhnya karena individu tidak dapat berinteraksi sepenuhnya dan terbuka dengan lingkungan, maka mereka mengembangkan “ketidakharmonisan”, dengan kata lain mereka tidak dapat mengembangkan kepribadian-kepribadian yang sehat.

Syarat utama kepribadian sehat adalah “penghargaan positive tanpa syarat”(unconditional positive regards). Hal ini berkembang apabila ibu memberikan cinta dan kasih sayang tanpa memperhatikan bagaimana anak bertingkah laku. Anak-anak yang bertumbuh dengan perasaan unconditional positive regards tidak akan mengembangkan syarat-syarat penghargaan, dia dapat mengambil bagian dalam kehidupan dengan bebas dan sepenuhnya. Diri adalah dalam dan luas, karena diri itu mengandung semua pikiran dan perasaan yang mampu diungkapkan orang itu dan diri juga fleksibel dan terbuka kepada pengalaman baru serta tidak ada bagian dari diri yang dilumpuhkan atau terhambat dalam ungkapannya.

Orang ini bebas dalam mengaktualisasi diri dan mengembangkan seluruh potensinya dan dapat maju ke tujuan terakhir, yakni menjadi orang yang berfungsi sepenuhnya.

SUMBER : PSIKOLOGI PERTUMBUHAN By DUANE SCHULTZ

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar